AGEN DOMINO - Tak bisa punya anak, wanita ini malah jadi ibu 384 pohon di India

AGEN DOMINO


Tak bisa miliki anak meskipun sudah berusaha selama bertahun-tahun, pasangan Thimmakka dan Chikkaiah memutuskan untuk menanam 384 batang pohon dan memperlakukan semuanya seperti anak sendiri.

Thimmakka dan mendiang suaminya kerap disindir para tetangga karena tak kunjung dianugerahi buah hati. Alih-alih meratapi nasib, pasangan suami istri ini mengambil keputusan besar.

"Suatu hari, kami pikir mengapa tidak menanam pohon dan memperlakukan mereka seperti anak-anak kami," kata Thimmakka seperti dilansir Oddity Central.

DOMINOQQ - Thimmakka dan Chikkaiah
AGEN DOMINO - Tak bisa punya anak, wanita ini malah jadi ibu 384 pohon di India

Mereka menanam 384 pohon beringin di kampung halaman mereka, Desa Hulikal, Karnataka, India. Mereka mulai dengan mencangkok 10 anakan dari pohon-pohon beringin yang tumbuh subur di desa. Dengan sumber daya terbatas mereka menanam anakan pohon pada hamparan tanah kosong di dekat desa. Tidak ada air yang tersedia di sana, jadi mereka harus bolak-balik mengangkut 4 ember air dari rumah ke kebun setiap hari.

AGEN DOMINO - Thimmakka benar-benar menyayangi pohon-pohon itu seperti buah hatinya sendiri. Batang-batang pohon itu dipeluk dan diciumnya dengan kasih sayang agar bisa tumbuh subur. Setelah 20 tahun berlalu, lahan yang ditanami Thimmakka dan Chikkaiah berubah menjadi hutan lebat. Nilai pohon-pohon itu sekarang mencapai 1,5 juta Rupee. Jerih payah suami istri ini akhirnya membuahkan hasil yang akhirnya justru lebih bermanfaat bagi banyak orang. Hutan buatan mereka telah menyumbangkan sepetak lingkungan hijau di daerah tersebut.

Sekarang di usia 103 tahun, Thimmakka memperoleh sejumlah penghargaan lingkungan dari pemerintah. Dia juga menerima uang pensiun dan tanah hibah untuk menggantikan lahan warisan yang direbut oleh salah satu anggota keluarganya. Sayangnya Chikkaiah tak bisa ikut merasakan kebahagiaan ini. Dia telah meninggal dunia pada tahun 1991.

Di usia senjanya Thimmakka mengadopsi seorang putera untuk menemaninya. Sang putera bertugas membantu ibunya mengurusi undangan ke acara-acara bertema lingkungan atau permintaan wawancara. Namun sang anak ternyata juga mengikuti jejaknya sebagai aktivis lingkungan.

"Anak saya terinspirasi oleh saya dan terjun ke dalam aktivitas terkait lingkungan di kota sebelah," katanya. "Dia mengurus semua dokumen saya karena saya tidak bisa membaca dan menulis."


Previous
Next Post »